Selamat datang.
Jika Subcomandante pernah mengatakan bahwa adalah kata-kata yang membantu kita menyeberangi jembatan, maka kata-kata pula yang akan membawa kita pada kehidupan yang layak dan lebih manusiawi.
Lalu, saat kata-kata terdistorsi, kehilangan makna sebagai penyambung kebenaran, termanipulasi kuasa modal melalui media, terjarah oleh kebohongan terorganisir dan menindas yang tak berpunya, kata-kata pula yang mampu mengumpulkan perih, mengkonsolidasikan amarah lalu mengabarkan bahwa dunia berputar tak sedang baik-baik saja.
Untukmu yang masih tergetar melihat peluru buta tak bermata, yang marah saat bangku sekolah hanya bisa ditukar dengan emas, yang merintih saat sembako naik, kali ini tidak muluk-muluk.
Tetaplah tantang tirani!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar